Sejarah Awal Kaligrafi Islam
Tulisan Arab berasal dari tulisan Nabati, yang memiliki karakteristik kaku. Pada awal perkembangan Islam, tulisan ini masih sederhana dan digunakan oleh segelintir sahabat Nabi Muhammad SAW untuk menulis mushaf Al-Qur'an serta surat-surat Rasulullah.Pada masa awal Islam, tulisan yang berkembang di Makkah dan Madinah dikenal sebagai Khat Makki dan Khat Madani. Keduanya termasuk dalam kategori Khat Jazm yang memiliki karakter kaku dan tidak seragam. Seiring dengan ekspansi Islam ke berbagai wilayah, berkembanglah berbagai bentuk tulisan Arab, terutama di Kufah, Irak, yang melahirkan Khat Kufi.
Perkembangan Jenis-Jenis Kaligrafi
Seiring berjalannya waktu, para kaligrafer mulai mengembangkan bentuk-bentuk kaligrafi yang lebih estetis. Qutbah Al-Muharrir (w. 154 H) pada zaman Bani Umayyah merancang beberapa jenis tulisan seperti Tumar, Jalil, Nisf, dan Tsuluts. Hingga kini, berbagai jenis kaligrafi Islam telah berkembang dengan keindahan yang khas.Jenis-Jenis Kaligrafi Asasi
Para ulama mengelompokkan jenis-jenis kaligrafi Islam menjadi enam jenis utama:Khat Kufi
Berkembang dari Kufah, kaligrafi ini memiliki bentuk geometris yang kaku. Digunakan dalam dekorasi masjid, makam, dan istana, Kufi memiliki beberapa variasi seperti Kufi Mushaf dan Kufi Murabba.
Khat Naskhi
Ditandai dengan bentuk yang lebih luwes dan mudah dibaca, Naskhi menjadi standar dalam penulisan Al-Qur’an dan buku hingga saat ini.
Khat Farisi (Nasta’liq)
Dikembangkan di Persia, Farisi memiliki bentuk yang anggun dan melengkung. Sering digunakan dalam karya sastra dan dekorasi manuskrip.
Khat Tsuluts
Dikenal dengan bentuknya yang besar dan elegan, Tsuluts sering ditemukan dalam dekorasi arsitektur Islam dan seni kaligrafi tingkat tinggi.
Khat Diwani
Dikembangkan oleh Kesultanan Utsmani, Diwani memiliki bentuk melingkar yang rumit dan sering digunakan dalam dokumen resmi.
Khat Riq’ah
Bentuknya sederhana dan sering digunakan dalam tulisan sehari-hari, tetapi kurang sering digunakan dalam seni dekoratif.
Jenis-Jenis Kaligrafi Furu' (Cabang)
Selain kaligrafi asasi, terdapat beberapa jenis kaligrafi cabang yang berkembang, di antaranya:- Khat Ijazah (Raihany/Tauqi'): Digunakan untuk sertifikat dan dokumen resmi.
- Khat Shikasteh: Berkembang di Persia dengan bentuk lebih cepat ditulis.
- Khat Maghribi: Banyak digunakan di Afrika Utara dengan gaya khasnya.
Kesimpulan
Kaligrafi Islam berkembang dari bentuk awal Kufi hingga gaya elegan seperti Tsuluts dan Farisi. Setiap jenis kaligrafi memiliki karakteristik unik dan kegunaannya sendiri, menjadikannya bagian penting dari warisan budaya Islam yang terus berkembang hingga kini.Sumber Referensi
- Blair, Sheila S. Islamic Calligraphy. Edinburgh University Press, 2006.
- Rāshid, Yūsuf. Sejarah Kaligrafi Islam. Pustaka Al-Kautsar, 2015.
- Artikel akademik dan sumber terpercaya lainnya.
Posting Komentar