Allahu Akbar Artinya – Kebanyakan orang pasti sering mendengar lafadz Allahu Akbar (اللهُ أَكْبَرُ), namun mungkin sebagian orang masih belum tahu arti lafadz Allahu Akbar, dimana kalimat Akbar atau Kabir yang merupakan salah satu dari 99 Asmaul Husna.

Bagi sahabat – sahabat yang beragama islam pasti paham, jika dikumandangkan kalimat Allahu Akbar artinya sudah masuk waktu sholat lima waktu atau saat akan melaksanakan sholat maktubah.

Namun bagi sahabat-sahabat yang masih belum tahu dan paham arti Allahu Akbar, berikut kami jelaskan secara rinci dan jelas. Sahabat juga bisa cek kumpulan kaligrafi Allahu Akbar setelah membaca tulsai ini.

Selain itu kami juga akan sedikit menjelaskan keutamaan serta waktu yang tepat untuk mengumandangkan kalimat takbir (Allahu Akbar) yang tepat sesuai dengan ketentuan agama islam.

Allahu Akbar Artinya ? Berikut Penjelasnnya

Lafadz Allahu Akbar artinya adalah Allah Maha Besar, yang merupakan gabungan dari dua kata bahasa Arab Allah (اَللَّٰهُ) dan Akbar (أَكْبَرُ) berasal dari kata Kabaro (كبر) yang artinya besar atau agung.

Lafadz Allah (اَللَّٰهُ) kedudukannya sebagai Mubtada maka i’robnya (Harokat akhir kata) dibaca dhammah, sedangkan lafadz Akbaru (أَكْبَرُ) kedudukannya sebagai Khabar yang berupa Na’at (Sifat), dan harus dibaca Dhomah.

Bacaan Takbir atau Allahu Akbar merupakan kalimat thoyibah sebab maknanya menunjukkan kebesaran Allah Swt.

Sehingga setiap hamba yang mengucapkan lafadz tersebut telah meyakini bahwa tidak ada yang lebih besar dan agung daripada Allah Swt.

Selain itu lafadz tersebut mengajarkan kepada manusia, hakikatnya segala sesuatu akan terlihat kecil dihadapan keagungan Allah, walaupun terlihat besar di mata makhluk.

Karena hanya kepada-Allah lah kita harus merendah, menghamba, bersujud dan taat kepada setiap perintah dan kuasaNya.

Kedudukan dan Makna Kalimat Allahu Akbar

Kalimat Takbir memiliki kedudukan yang tinggi, karena maknanya yang luhur, dan mulia, terbukti takbir selalu dilafalkan saat akan melaksanakan sholat dan bahkan menjadi salah rukun sholat.

Tokoh Islam Ibnu Qayyim dalam kitab Ash-Shalat, ia berkata, “Tidak ada yang lebih bagus daripada keberadaan takbir sebagai pengharam bagi shalat,”

Syaikh Abdurrazaq dalam bukunya menjelaskan maksud dari ucapan Ibnu Qayyim, bahwasanya pengharaman shalat tidak terjadi kecuali dengan takbir.

Hal ini mengindikasikan bahwa kedudukan takbir dalam shalat adalah yang paling utama, sehingga sholat merupakan perincian dari takbir yang merupakan pengharam baginya.

Waktu Tepat Mengucapkan Takbir

Ada beberapa waktu anda harus mengucapkan kalimat takbir baik, tidak hanya dalam waktu shalat maupun berdzikir.

Kita sangat dianjurkan mengucapkan takbir dalam segala situasi dan kondisi, terkhusus saat sedang merasakan kebesaran Allah swt, atau dalam keadaan marabahaya.

Selain itu dalam momen-momen besar seperti Hari Raya Idul Adha atau Hari Raya Idul Fitri, kita juga dianjurkan untuk melantunkan kalimat takbir.

Syaikh Abdurrazaq dalam kitabnya adz-Dzikru wa ad-Du`a` fi Dhau`il Kitab wa as-Sunnah menerangkan bahwa bacaan takbir disyariatkan agar dibaca saat melihat sesuatu yang terlihat besar dan agung.

Tujuan melafalkan bacaan takbir saat melihat sesuatu yang luar biasa agar hati manusia tidak membesarkan atau mengagungkan yang lain, kecuali hanya Allah SWT yang Maha Besar.

Selain itu Takbir menjadi salah satu kalimat yang dicintai Allah Swt. Rasulullah Saw bersabda dalam sebuah hadits yang bersanad dari Samurah bin Jundub radhiyallahu ‘anhu, yang artinya:

“Ada empat kalimat yang paling dicintai Allah Swt, yaitu Subhanallah, Alhamdulillah, Laa ilaaha illallah, dan Allahu akbar. Kamu mulai dengan kalimat manapun, tidak jadi masalah.” -HR. Muslim 2137-

Secara rinci dibawah ini beberapa waktu mengucap Takbir :

  1. Takbiratul Ihram (Mengangkat tangan) waktu sholat
  2. Zikir Takbir setelah sholat
  3. Hari Raya Idul fitri
  4. Hari Raya Idul Adha
  5. Waktu memotong hewan kurban
  6. Waktu membela kebenaran
  7. Waktu melihat kuasanya Allah Swt
  8. Waktu mengumandangkan Adzan
  9. Waktu mengumandangkan Iqomah
  10. Waktu berada di medan perang
  11. Waktu zenajah dan mengiringi jenazah

Maka dari berbagai uraian diatas, sudah sepantasnya sebagai seorang muslim sangat dianjurkan untuk melafalkan takbir dalam setiap waktu dan dijadikan sebuah dzikir.

Keutamaan Membaca Takbir

Setelah mengetahui arti kalimat Allahu Akbar dan kedudukan serta waktu pelafalan, dibawah ini kami tulisan beberapa keutamaan melantunkan takbir.

Berikut keutamaan membaca Takbir :

Meningkatkan Keimanan, ketaqwaan, ketabahan dan kesabaran dalam menghadapi musibah dalam bentuk apapun.

  1. Mendapatkan pahala, berkah dan rezeki dari tempat yang tidak terduga sebelumnya.
  2. Mencegah datangnya keburukan atau kejahatan yang terlihat maupun yang tidak terlihat.
  3. Mengandung pertolongan karena Allah Swt maha kuat dari berbagai sifat jahat baik dari manusia atau makhluk lain.
  4. Membuka kesadaran hati akan pentingnya pertolongan Allah SWT, karena tidak ada kekuatan yang melebihi dari kekuatan-Nya.
  5. Mendapatkan ketenangan pikiran, perasaan buruk yang mengarah kepada fitnah dan dosa.
  6. Meningkatkan rasa ukhuwah kepada sesama muslim.
  7. Mendapatkan kasih sayang dari Allah Swt
  8. Mendapatkan kebaikan dari allah Swt, dan semua makhluk-Nya.
  9. Dimudahkan menghadapi sakaratul maut
  10. Wajahnya bercahaya saat di hari akhirat kelak.
  11. Terhindar dari perbuatan keji dan mungkar.
  12. Meredakan api dalam musibah kebakaran yang meluap luap.

Baiklah demikian yang bisa kami sampaikan diatas tentang takbir atau kalimat Allahu Akbar, semoga sahabat – sahabat bisa paham dan bisa mengamalkan. Bagaimanapun tulisan ini masih jauh dari kata sempurna, kami masih membutuhkan saran dan masukan dari pembaca melalui kontak di blog ini.

Kaligrafi – Secara umum mungkin kita mengartikan kaligrafi adalah sebuah seni menulis huruf arab, baik berupa potongan ayat Al-Quran maupun hadist Nabi Muhammad Saw.

Pengertian kaligrafi di atas sebenarnya tidak salah, karena di Indonesia sendiri kaligrafi arab merupakan hal yang paling umum ditemui, namun sebenarnya kaligrafi memiliki pengertian tersendiri.

Bahkan dikutip dari berbagai sumber dan menurut para ahli kaligrafi memiliki pengertian berbeda jika ditinjau dari berbagai negara. Berikut ini pengertian kaligrafi jika ditinjau dari bahasa maupun istilah.

Pengertian Kaligrafi Secara Bahasa

Di Indonesia kesenian kaligrafi memiliki posisi yang cukup populer karena sejarah lahirnya dan perkembangannya diperkirakan sudah ada sejak zaman kerajaan – kerajaan Islam di Indonesia.

Dalam sebuah buku kaligrafi karangan Abdul Karim Hussain (1985) kaligrafi berasal dari dua kata bahasa latin yaitu Calios yang artinya Indah dan Graph yang bermakna gambar, tulisan atau aksara.

Sedangkan dalam bahasa Inggris, kaligrafi bisa disebut Calligraphy artinya seni menulis dengan indah atau bisa juga lisan yang indah.

Berbeda dalam bahasa arab, kaligrafi disebut dengan istilah khat yang diartikan tulisan indah atau garis garis, dimana dalam dunia pesantren istilah tersebut sering sekali digunakan.

Pengertian Kaligrafi Menurut Para Ahli

Umumnya pengertian kaligrafi antara satu dan yang lainya sebenarnya hampir sama, contoh saja dikutip dari Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) kaligrafi artinya sebuah upaya menulis indah dengan menggunakan pena.

Berikut ini adlaah pengertian kaligrafi menurut beberap ahli di Indoneisa

Sirojuddin A.R

Kaligrafi menurut Sirojuddin A.R dalam bukunya Seni Kaligrafi Islam (2006) adalah sebuah kepandaian dalam menulis dengan elok (indah) atau bisa juga tulisan elok, Mengenai ayat – ayat Allah Swt dan Hadits Nabi

Al Qoshid

Al Qoshid (2000) mengatakan kaligrafi merupakan salah satu ilmu yang menampilkan berbagai bentuk huruf tunggal yang dirangkai atau disusun menjadi sebuah kalimat.

Rahman

Rahmana (2006) sendiri menyebut, kaligrafi merupakan huruf hijaiyah yang dirangkai dan memuat ayat Al-Quran dan hadist maupun kalimat hikmat.

Kesimpulan

Meninjau dari beberapa pengertian diatas mungkin bisa disimpulkan bahwasanya kaligrafi adalah sebuah seni menulis dengan indah, baik dengan bahasa Arab maupun Indonesia.

Keindahan tersebut dilihat dari bagaimana seseorang mampu merangkai dari kumpulan – kumpulan huruf tunggal dengan proporsi yang sesuai dan membentuk sebuah tulisan.

Sehingga bisa dipahami bahwasanya makna kaligrafi tidak dominan dalam bahasa arab, karan kaligrafi dalam bahasa arab memiliki istilah sendiri yaitu khat atau bisa disebut kaligrafi islam.

Sejarah Kaligrafi di Indonesia

Masuknya kaligrafi di Indonesia sangat berkaitan dengan masuknya agama Islam, sebagaimana yang tertulis dalam sebuah buku karangan Djoko Kentjono, Dasar-Dasar Linguistik (1990).

Pada masa itu selagi islam mulai berkembang aksara arab atau bahasa arab juga mulai dikenal, karena sering digunakan untuk pembuatan kitab atau Al-Quran.

Dari situ juga tulisan arab jawa (pegon) juga mulai berkembang dan diajarkan dalam dunia pesantren.

Sering berkembangya waktu penggunaan kaligrafi juga disalurkan kedalam penulisan batu nisan di kuburan.

Memasuki abad ke 12, seniman Indonesia mulai mengenal seni pahat sehingga mereka banyak mengekspresikan kaligrafi arab dalam sebuah kayu.

Hingga pada abad 19, pahatan kaligrafi bertuliskan kalimat tauhid terlihat dalam sebuah makam kuno di daerah Soa, Sulawesi Selatan.

Hal tersebut semakin menunjukan bahwasanya kaligrafi terus mengalami perkembangan di Indonesia sampai pada abad sekarang.

Saat ini kaligrafi sudah beralih ke dalam media yang berbeda seperti, kayu kertas, kaca dan lain sebagainya serta sudah mengenal warna.

Bahkan saat ini kita sudah mengenal jenis kaligrafi kontemporer yang bisa disebut hasil perkembangan dari berbagai jenis khat kaligrafi yang populer di dunia.

Demikian sedikit ulasan mengenai pengertian kaligrafi menurut para ahli dan juga sejarah singkat lahirnya kaligrafi di Indonesia, semoga bisa bermanfaat.

Khat Naskhi – Sahabat kaligrafer, pada kesempatan kalai ini saya akan menunjukan beberapa contoh khat naskhi di bawah ini yang mungkin sedang anda cari.

Seperti yang saya sampaikan pada postingan sebelumnya tentang pengertian khat naskhi, bahwasanya khat jenis ini penulisanya sangat sederhan, sehingga sangat mudah sekali untuk dibaca dan dipelajari bagi para pemula.

Namun sebelum saya tunjukan kumpulan contoh khat naskhi, dipandang perlu juga bagi anda agar mengetahui lebih dulu ciri ciri yang terkandung dalan kaligrafi khat naskhi.

Dibawah ini saya telah merangkum cir ciri khat naskhi menjadoi beberap poin berdasarkan pengamatan secara lagsung pada tulisan kaligrafi khat naskhi.

Ciri -Ciri Khat Naskhi

Khat Naskhi memiliki beberapa ciri khas yang spesifik sehingga membedakan dengan jenis khat lainya, diantaranya adalah :

1. Bentuk huruf dan lekukan terlihat sangat sederhana sehingga hurufnya sangat mudah untuk dipahami dan dikenal baik, walaupun oleh orang yang tidak tahu dengan kaligrafi sekalipun.

2. Acuan garis yang digunakan adalah horizontal, sehingga dari garis tersebut ada huruf arab yang memotong garis dan berada diatas garis horizontal tersebut.

3. Besar, panjang serta lebar hasil tulisan khat naskhi disesuaikan dengan alat tulis yang digunakan untuk menulis kaligrafi.

4. Cara penulisan tasydid maupun variasi khat, ditulis menggunakan alat tulis atau pena yang lebih kecil daripada pena untuk menulis huruf tunggal.

5. Semua jenis harakat pada khat naskhi baik fathah dan dhommah atau sukun berada diatas huruf kecuali harakat kasrah berada dibawah huruf.

Selanjutnya dibawah ini saya sajikan beberapa kaligrafi contoh khat naskhi yang berhasil saya kumpulkan dari beberapa situs dan media sosial secara acak yang mungkin bisa anda nikmati ataupun mau didownload unruk keperluan tertentu.

 

Contoh Khat Naskhi
Contoh Khat Naskhi
Contoh Khat Naskhi
Contoh Khat Naskhi
Contoh Khat Naskhi
Contoh Khat Naskhi
Contoh Khat Naskhi
Contoh Khat Naskhi
Contoh Khat Naskhi
Contoh Khat Naskhi
Contoh Khat Naskhi
Contoh Khat Naskhi
Contoh Khat Naskhi
Contoh Khat Naskhi
Contoh Khat Naskhi
Contoh Khat Naskhi

 

Contoh Khat Naskhi
Contoh Khat Naskhi
Contoh Khat Naskhi
Contoh Khat Naskhi
Contoh Khat Naskhi
Contoh Khat Naskhi
Contoh Khat Naskhi
Contoh Khat Naskhi
Contoh Khat Naskhi
Contoh Khat Naskhi
Contoh Khat Naskhi
Contoh Khat Naskhi
Contoh Khat Naskhi
Contoh Khat Naskhi

Demikian beberapa kumpulan kaligrafi kat naskhi beserta dengan ciri cirinya

Semoga yang sedikit dan jauh dari kata sempuirna ini bisa bermanfaat bagi pembaca sekalian

Sekian dari saya kritik dan masukanya selalu kami tunggu agar bisa memberikan konten yang lebih berkualitas.